Remahan.com

Bill Gates Berhenti dari Kebiasaan Buruk ini Sebelum Sukses

REMAHAN.com - Miliarder dunia seperti Pendiri Microsoft Bill Gates punya kebiasaan buruk sebelum mereka meraih kesuksesan. Rahasianya, ia menyadari kebiasaan buruk itu, dan mereka berjuang mengatasinya.

Perlu disadari bahwa kebiasaan dan rutinitas sangat kuat memengaruhi kesuksesan seseorang. Kebiasaan yang sudah terbentuk membantu kita setiap hari, membebaskan ruang otak dan membebaskan kita dari membuat keputusan yang tak terhitung jumlahnya.

Namun perlu diketahui, tidak semua kebiasaan itu baik adanya. Bila hal buruk menjadi kebiasaan, maka hal itu akan menghambat kesuksesan seseorang.

Untuk itu, kita bisa belajar dari orang sukses ini untuk mengatasi kebiasaan-kebiasaan buruk. Sebab Bill Gates juga sempat terperangkap dalam kebiasaan buruk sebelum mereka meraih sukses. Namun berhasil keluar dari kebiasaan buruk dan menjadi miliarder dunia.

Baca: Ini Pesan Khusus Sekdako M Jamil pada Kadisdik Pekanbaru

Bill Gates Sang penunda

Kalau Anda punya kebiasaan menunda-nunda pekerjaan sampai pada menit-menit terakhir, maka Anda tidak sendirian. Pendiri Microsoft Bill Gates waktu di masa mudanya juga melakukannya.

Gates, orang terkaya kedua di dunia ini merupakan tipe penunda berat selama tahun-tahun ia menjalani pendidikan sarjana di Universitas Harvard. (Gates keluar setelah dua tahun.)

"Orang-orang menganggap itu lucu," katanya kepada mahasiswa di Universitas Nebraska-Lincoln di Administrasi Bisnis. "Itu adalah positioning saya: orang yang tidak melakukan apa-apa sampai menit terakhir," kenang Gates seperti dilansir CNBC.

Baca: Razia Prokes di Pekanbaru Masih Berlanjut, Ini Penjelasan Kasatpol PP

Sebagai hasilnya, ia mencoba untuk membalikkan kebiasaan ini dan menjadi lebih seperti siswa yang ia kenal di perguruan tinggi yang selalu terorganisir dan menyelesaikan banyak hal tepat waktu.

Dia masih dalam proses, Gates mengatakan, tetapi mengakui bahwa penundaan bukanlah kebiasaan yang baik.

Namun ketika ia masuk ke dunia kerja, Gates harus menerima kenyataan bahwa tidak ada waktu lagi untuk menunda-nunda pekerjaan. Sebab dalam pekerjaan, ketepatan waktu harus dipenuhi dan ketepatan waktu itu dihargai.

"Tidak ada yang memuji saya karena saya akan melakukan hal-hal pada menit terakhir," kata Gates. Rm

315 0

Artikel Terkait

Ada 155 Peritiwa Kebakaran yang Ditangani DPKP Pekanbaru, dari Bangunan Hingga Karhutla
Ada 155 Peritiwa Kebakaran yang Ditangani DPKP Pekanbaru, dari Bangunan Hingga Karhutla

Peristiwa

Ada 155 Peritiwa Kebakaran yang Ditangani DPKP Pekanbaru, dari Bangunan Hingga Karhutla

Peran Satgas Covid-19 Pekanbaru akan Diperkuat
Peran Satgas Covid-19 Pekanbaru akan Diperkuat

Peristiwa

Peran Satgas Covid-19 Pekanbaru akan Diperkuat

Perwako PHB, Wawako Ayat Tekankan Aktivitas Normal Namun Patuhi Prokes
Perwako PHB, Wawako Ayat Tekankan Aktivitas Normal Namun Patuhi Prokes

Peristiwa

Perwako PHB, Wawako Ayat Tekankan Aktivitas Normal Namun Patuhi Prokes

Artikel Lainnya

Libur Akhir Tahun Ada Pos Penjagaan Masuk Kota, Ini Penjelasan Sekdako Pekanbaru
Libur Akhir Tahun Ada Pos Penjagaan Masuk Kota, Ini Penjelasan Sekdako Pekanbaru

Peristiwa

Libur Akhir Tahun Ada Pos Penjagaan Masuk Kota, Ini Penjelasan Sekdako Pekanbaru

Ini Tugas Prioritas Wako Firdaus Bagi Sekdako M Jamil Usai Dilantik
Ini Tugas Prioritas Wako Firdaus Bagi Sekdako M Jamil Usai Dilantik

Peristiwa

Ini Tugas Prioritas Wako Firdaus Bagi Sekdako M Jamil Usai Dilantik

Kadis PUPR Sebut Masterplan Penanganan Banjir Pekanbaru Rampung
Kadis PUPR Sebut Masterplan Penanganan Banjir Pekanbaru Rampung

Peristiwa

Kadis PUPR Sebut Masterplan Penanganan Banjir Pekanbaru Rampung

Komentar