Remahan.com

Dana Bos, Menko Muhadjir Minta Menag dan Mendikbud Tak Berselisih

REMAHAN.com - Menteri Kordinator Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendi, meminta kepada Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak selisih paham terkait perbedaan dana Bantuan Oprsional Sekolah (BOS) pada tahun ini.

Seperti diketahui, Kemendikbud memperbolehkan separuh atau 50 persen dana BOS digunakan untuk membayar gaji guru. Hal ini berbeda dengan Kemenag yang hanya menoleransi 30 persen dana BOS madrasah yang boleh digunakan untuk membayar gaji guru honorer.

"Perlu dijaga agar perbedaan kebijakan tidak menimbulkan perbedaan di lapangan antara Kemenag dan Kemendikbud saya minta ada satu bahasa lah dalam memahami masalah bos walau secara struktural beda," kata dia di Kantornya, Jakarta, Rabu (4/3/2020).

Muhadjir seperti dimuat Liputan6.com mengatakan perbedaan itu memang terjadi karena di Kemenag semua madrasah masih di tangan pusat, sementara di Kemendikbud sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 menjadi urusan pemerintah komstituen di mana tanggungjawabnya terbagi antara pusat dan daerah.

Sebelumnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah mengubah skema penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Perubahan itu guna mengefisienkan pemberian dana BOS, langsung ke sekolah. Rm

88 0

Artikel Terkait

ASN Dilarang Mudik, Bagi Pelanggar Diberi Sanksi
ASN Dilarang Mudik, Bagi Pelanggar Diberi Sanksi

Peristiwa

ASN Dilarang Mudik, Bagi Pelanggar Diberi Sanksi

Gunakan Ponsel Saat Berkendara Perempuan Ini Jatuh dan Dilindas Truk
Gunakan Ponsel Saat Berkendara Perempuan Ini Jatuh dan Dilindas Truk

Peristiwa

Gunakan Ponsel Saat Berkendara Perempuan Ini Jatuh dan Dilindas Truk

Media Massa Disebut Musuh Besar Penanganan Corona Oleh Ketua Tim Pakar Satgas
Media Massa Disebut Musuh Besar Penanganan Corona Oleh Ketua Tim Pakar Satgas

Peristiwa

Media Massa Disebut Musuh Besar Penanganan Corona Oleh Ketua Tim Pakar Satgas

Artikel Lainnya

Warung Sembako Murah Jusuf Hamka untuk Terdampak Corona
Warung Sembako Murah Jusuf Hamka untuk Terdampak Corona

Peristiwa

Warung Sembako Murah Jusuf Hamka untuk Terdampak Corona

YLBHI Nilai Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Saat Corona
YLBHI Nilai Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Saat Corona

Peristiwa

YLBHI Nilai Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Saat Corona

Menko Mahfud Sebut Ada Perubahan di Pilkada 2020
Menko Mahfud Sebut Ada Perubahan di Pilkada 2020

Peristiwa

Menko Mahfud Sebut Ada Perubahan di Pilkada 2020

Komentar