Remahan.com

Di Mabes Polri, APMA Minta Kapolda Riau Dicopot Jika Penanganan Kasus Sari Antoni Jalan Ditempat

REMAHAN.com - Massa dari Aksi Pemuda dan Mahasiswa Peduli lingkungan dan Sosial APMA Pelinsos, Selasa 4 Februari kemarin menggelar unjuk rasa di Mabes Polri Jakarta meminta Kapolri mencopot Kapolda Riau jika penanganan kasus dengan Laporan No STPL/520/X/2016 dengan terduga Sari Antoni tidak teratasi dengan prinsip Hukum yang Tegas.

Dalam orasinya, Alialudin selaku korlap Aksi menduga ada permainan dengan motif persengkokolan antara institusi penegak hukum dengan terduga Sari Antoni. Sehingga kata dia, proses hukum yang dijalankan bisa diasumsikan tidak berjalan normal.

"Laporan yang sudah dicabut SP3 nya ini idealnya sudah bisa menaikkan status sari antoni sebagai Tersangka. Namun, Sari Antoni mafia perkebunan ini sangat lebal hukum. Jadi kami tegaskan lebih naik Kapolda Riau mundur atau Kapolri mencopot yang bersangkutan," ujar Alialudin.

Sementara itu Koordinator Umum APMA Pelinsos, Zunnur Roin, mengajak semua pihak terkait di negara ini, agar serius mengurus kesejahteraan sosial. Ujar dia, Riau salah satu daerah yang sejatinya bisa menjamin kesejahteraan jika potensi SDA nya harus dikelola dengan baik.

"Soal Sari Antoni ini, bukan kasus ini saja sebenarnya, banyak kasus-kasus lain yang mengindikasikan penipuan oknum satu ini. Saya saksi sejarah bagaimana Sari Antoni menjalankan peran penipuannya. Yang buat saya kesal itu adalah dia justru menghisap darah bangsa semelayunya sendiri. Entah setan apa yang merasukinya," ucap Zunnur.

Baca: Bupati Pelalawan HM Harris Salurkan BLT Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

"Khusus kasus di Ulak Kemahang ini, Saya pinta penegak hukum jangan mandul dan segera lakukan tindakan tegas. Ini soal marwah hukum dan garansi kesejahteraan orang banyak," katanya menambahkan.

Aksi yang berlangsung sejak pukul 13.00 WIB tersebut akhirnya diterima Divisi Humas Mabes POLRI. Terjadi hearing, dan Korlap menjelaskan kronologis Laporan No. STPL/520/X/2016. APMA PELINSOS membuat Laporan Pengaduan No. 03/II/2020 BAG ANEV.

Laporan pengaduan itu direspon oleh Agus Priyanto dari Unsur Div Humas Mabes Polri dan menerangkan akan memproses laporan tersebut.

"Jika memang mekanisme hukumnya telah sampai pada gelar perkara di Bareskrim dan Div Provam Mabes POLRI, namun masih saja belum ada hasil yang berkembang, maka kemungkinan Laporan kalian akan di teruskan ke Irwasum POLRI, kami akan melaporkan perkembangannya," terang Anggota Polri tersebut kepada perwakilan massa aksi. Rls/Rm

191 0

Artikel Terkait

Bupati HM Harris Panen Raya Serta Serahkan BLT-DD Bersama Ketua DPRD dan Kepala OPD
Bupati HM Harris Panen Raya Serta Serahkan BLT-DD Bersama Ketua DPRD dan Kepala OPD

Peristiwa

Bupati HM Harris Panen Raya Serta Serahkan BLT-DD Bersama Ketua DPRD dan Kepala OPD

Pihak Kemenko Perekonomian Bantah Ruangguru Dapat Proyek Rp 5,6 Triliun
Pihak Kemenko Perekonomian Bantah Ruangguru Dapat Proyek Rp 5,6 Triliun

Peristiwa

Pihak Kemenko Perekonomian Bantah Ruangguru Dapat Proyek Rp 5,6 Triliun

Nelayan Rohil Bakar Kapal Tangkap Ikan dari Sumut
Nelayan Rohil Bakar Kapal Tangkap Ikan dari Sumut

Peristiwa

Nelayan Rohil Bakar Kapal Tangkap Ikan dari Sumut

Artikel Lainnya

Diduga Masalah Warisan, Paman Bacok Keponakannya
Diduga Masalah Warisan, Paman Bacok Keponakannya

Peristiwa

Diduga Masalah Warisan, Paman Bacok Keponakannya

Pesta di Tengah Karantina Wilayah, Tersangka: Kami Pelopor Anti-Lockdown
Pesta di Tengah Karantina Wilayah, Tersangka: Kami Pelopor Anti-Lockdown

Peristiwa

Pesta di Tengah Karantina Wilayah, Tersangka: Kami Pelopor Anti-Lockdown

Tenaga Medis Satu Keluarga Dibacok
Tenaga Medis Satu Keluarga Dibacok

Peristiwa

Tenaga Medis Satu Keluarga Dibacok

Komentar