Remahan.com

Korban Tewas Banjir Bandang Tapanuli Tengah Jadi 9 Orang

REMAHAN.com - Tim SAR menemukan dua korban banjir bandang yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) Sumatera Utara, Jumat (31/1/2020). Namun, saat ditemukan keduanya tak lagi bernyawa.

Koordinator Pos SAR Sibolga, Hari Susanto seperti dimuat Poskota.id mengatakan jumlah korban meninggal akibat banjir bandang di Tapteng menjadi 9 orang. Sebelumnya, hingga kemarin, petugas gabungan menemukan tujuh orang meninggal dunia.

“Dua jasad korban yakni Brisman Marbun dan Ramalan Simanjuntak ditemukan di Sidamdamon, Kecamatan Andam Dewi,” kata Hari.

Banjir bandang ini merusak 114 rumah warga dan 1.449 orang terpaksa mengunsi. temuan dua korban tewas menambah jumlah korban nyawa bencana itu menjadi sembilan orang. Rm

83 0

Artikel Terkait

Bupati Pelalawan HM Harris Salurkan BLT Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19
Bupati Pelalawan HM Harris Salurkan BLT Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Peristiwa

Bupati Pelalawan HM Harris Salurkan BLT Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Bupati HM Harris Panen Raya Serta Serahkan BLT-DD Bersama Ketua DPRD dan Kepala OPD
Bupati HM Harris Panen Raya Serta Serahkan BLT-DD Bersama Ketua DPRD dan Kepala OPD

Peristiwa

Bupati HM Harris Panen Raya Serta Serahkan BLT-DD Bersama Ketua DPRD dan Kepala OPD

Pihak Kemenko Perekonomian Bantah Ruangguru Dapat Proyek Rp 5,6 Triliun
Pihak Kemenko Perekonomian Bantah Ruangguru Dapat Proyek Rp 5,6 Triliun

Peristiwa

Pihak Kemenko Perekonomian Bantah Ruangguru Dapat Proyek Rp 5,6 Triliun

Artikel Lainnya

Nelayan Rohil Bakar Kapal Tangkap Ikan dari Sumut
Nelayan Rohil Bakar Kapal Tangkap Ikan dari Sumut

Peristiwa

Nelayan Rohil Bakar Kapal Tangkap Ikan dari Sumut

Diduga Masalah Warisan, Paman Bacok Keponakannya
Diduga Masalah Warisan, Paman Bacok Keponakannya

Peristiwa

Diduga Masalah Warisan, Paman Bacok Keponakannya

Pesta di Tengah Karantina Wilayah, Tersangka: Kami Pelopor Anti-Lockdown
Pesta di Tengah Karantina Wilayah, Tersangka: Kami Pelopor Anti-Lockdown

Peristiwa

Pesta di Tengah Karantina Wilayah, Tersangka: Kami Pelopor Anti-Lockdown

Komentar