Remahan.com

Lagi Seorang Pasien Suspect Corona di Depok

REMAHAN.com - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok membenarkan ada seorang pasien suspect virus Corona yang akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, Jakarta pada Selasa, 3 Maret 2020. Pasien tersebut warga negara Indonesia yang sempat berkunjung ke China.

"Dugaan. Pasien yang diduga ke arah Corona. Diduga dengan gejala-gejala yang sudah kami analisis sebelumnya dan sebelumnya pasien itu ada riwayat pulang dari China satu bulan yang lalu," kata Humas RSUD Depok, Setya Hadi dikutip dari VIVAnews.

Hadi menjelaskan, pasien tidak sempat menjalani perawatan di RSUD Depok. "Jadi baru hari ini. Ya (langsung). Kami koordinasi dahulu dengan RSPI. Kemudian RSPI minta langsung ke sana ya sesuai dengan alurnya, kami kan harus melakukan pelaporan ke sana," kata dia.

Hadi juga membantah jika pasien tersebut ada kaitannya dengan dua warga Depok yang positif Corona. Ia mengaku, pasien tersebut adalah seorang laki-laki berusia sekira 26 tahun. "Belum ada lagi yang terindikasi, baru itu. Mudah-mudahan enggak ada lagi, kita berharap," lanjutnya. Rm

53 0

Artikel Terkait

ASN Dilarang Mudik, Bagi Pelanggar Diberi Sanksi
ASN Dilarang Mudik, Bagi Pelanggar Diberi Sanksi

Peristiwa

ASN Dilarang Mudik, Bagi Pelanggar Diberi Sanksi

Gunakan Ponsel Saat Berkendara Perempuan Ini Jatuh dan Dilindas Truk
Gunakan Ponsel Saat Berkendara Perempuan Ini Jatuh dan Dilindas Truk

Peristiwa

Gunakan Ponsel Saat Berkendara Perempuan Ini Jatuh dan Dilindas Truk

Media Massa Disebut Musuh Besar Penanganan Corona Oleh Ketua Tim Pakar Satgas
Media Massa Disebut Musuh Besar Penanganan Corona Oleh Ketua Tim Pakar Satgas

Peristiwa

Media Massa Disebut Musuh Besar Penanganan Corona Oleh Ketua Tim Pakar Satgas

Artikel Lainnya

Warung Sembako Murah Jusuf Hamka untuk Terdampak Corona
Warung Sembako Murah Jusuf Hamka untuk Terdampak Corona

Peristiwa

Warung Sembako Murah Jusuf Hamka untuk Terdampak Corona

YLBHI Nilai Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Saat Corona
YLBHI Nilai Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Saat Corona

Peristiwa

YLBHI Nilai Polisi Langgar Hukum Bubarkan Massa Saat Corona

Menko Mahfud Sebut Ada Perubahan di Pilkada 2020
Menko Mahfud Sebut Ada Perubahan di Pilkada 2020

Peristiwa

Menko Mahfud Sebut Ada Perubahan di Pilkada 2020

Komentar